Pengertian Riya Menurut Islam: Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya

Read Time:5 Minute, 54 Second

Pendahuluan

Dalam ajaran Islam, setiap amal ibadah memiliki tujuan utama, yaitu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun, tidak semua amal dilakukan dengan niat yang murni. Salah satu penyakit hati yang sangat berbahaya dalam Islam adalah riya. Riya dapat merusak pahala amal, bahkan menjadikannya sia-sia di sisi Allah.

Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian riya menurut Islam, dalil Al-Qur’an dan hadis, jenis-jenis riya, ciri-cirinya, serta cara menghindarinya.


Pengertian Riya Menurut Islam

Secara bahasa, riya (الرياء) berasal dari kata ra’a yang berarti “melihat”. Dalam konteks syariat, riya berarti melakukan ibadah atau amal kebaikan dengan tujuan agar dilihat dan dipuji oleh manusia, bukan karena Allah SWT.

Para ulama mendefinisikan riya sebagai:

“Menampakkan amal kebaikan agar mendapatkan kedudukan di hati manusia.”
(Imam Al-Ghazali)

Dengan kata lain, riya adalah penyakit hati yang membuat seseorang lebih mengutamakan penilaian manusia daripada penilaian Allah.


Dalil Tentang Riya dalam Al-Qur’an

Allah SWT telah memperingatkan bahaya riya dalam banyak ayat Al-Qur’an. Salah satu ayat yang paling terkenal adalah:

“Maka celakalah orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, orang-orang yang berbuat riya.”
(QS. Al-Ma’un: 4–6)

Ayat ini menunjukkan bahwa riya adalah sifat tercela yang bisa menghilangkan nilai ibadah, bahkan ibadah sebesar shalat.

Selain itu, Allah juga berfirman:

“Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang keluar dari kampungnya dengan rasa angkuh dan riya kepada manusia.”
(QS. Al-Anfal: 47)

Ayat ini menunjukkan bahwa riya tidak hanya dalam ibadah, tetapi juga dalam perbuatan sosial dan kehidupan sehari-hari.


Hadis Tentang Riya

Rasulullah SAW sangat menekankan bahaya riya dan menyebutnya sebagai syirik kecil. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda:

“Sesungguhnya yang paling aku takutkan atas kalian adalah syirik kecil.” Para sahabat bertanya, “Apa itu syirik kecil, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Riya.”
(HR. Ahmad)

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang berbuat riya, maka Allah akan menampakkan riya-nya, dan barang siapa yang berbuat sum’ah (ingin dipuji), maka Allah akan menampakkan sum’ah-nya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis-hadis ini menunjukkan bahwa riya adalah dosa besar yang sangat berbahaya bagi keimanan seseorang.


Jenis-Jenis Riya

Para ulama membagi riya ke dalam beberapa jenis, antara lain:

1. Riya dalam Niat

Ini adalah jenis riya yang paling berbahaya. Seseorang sejak awal beribadah bukan karena Allah, tetapi karena ingin dipuji manusia. Misalnya, bersedekah hanya agar disebut dermawan.

2. Riya dalam Amal

Seseorang beribadah karena Allah, tetapi di tengah amalnya timbul keinginan untuk dipuji orang lain. Contohnya, memperindah bacaan Al-Qur’an saat ada orang yang mendengarkan.

3. Riya dalam Penampilan

Riya juga bisa terjadi dalam cara berpakaian atau sikap, misalnya berpakaian sangat sederhana agar dianggap zuhud atau alim, padahal niatnya ingin dipuji.

4. Riya dalam Ucapan

Misalnya, sering menceritakan amal ibadah pribadi kepada orang lain dengan tujuan mendapatkan pujian.


Ciri-Ciri Orang yang Terkena Riya

Ada beberapa tanda seseorang terjangkit riya, antara lain:

  1. Lebih semangat beribadah saat dilihat orang lain
    Ketika sendirian, ibadahnya menurun atau bahkan ditinggalkan.
  2. Senang dipuji dan kecewa jika tidak diperhatikan
    Jika amalnya tidak mendapat pujian, ia merasa tidak dihargai.
  3. Suka memamerkan amal di media sosial
    Misalnya, memposting sedekah atau ibadah dengan tujuan mencari popularitas, bukan inspirasi.
  4. Mengubah ibadah agar terlihat lebih baik di depan orang lain
    Seperti memperpanjang doa atau bacaan hanya karena ingin dianggap khusyuk.


Bahaya dan Dampak Riya

Riya bukan sekadar dosa kecil, tetapi memiliki dampak yang sangat serius, di antaranya:

1. Menghapus Pahala Amal

Amal yang dilakukan dengan riya tidak akan diterima oleh Allah. Dalam hadis qudsi, Allah berfirman:

“Aku adalah Dzat yang paling tidak membutuhkan sekutu. Barang siapa yang melakukan amal dan menyekutukan-Ku dengan selain-Ku, maka Aku tinggalkan dia dan sekutunya.”
(HR. Muslim)

2. Termasuk Syirik Kecil

Riya disebut sebagai syirik kecil karena seseorang menjadikan manusia sebagai tujuan ibadah.

3. Merusak Hati dan Keikhlasan

Riya membuat hati menjadi bergantung pada manusia, bukan kepada Allah.

4. Mendatangkan Siksa di Akhirat

Dalam hadis disebutkan bahwa orang yang pertama kali diadili pada hari kiamat termasuk orang yang beramal karena riya.


Cara Menghindari Riya

Meskipun riya adalah penyakit hati yang sulit dihindari, Islam memberikan beberapa solusi untuk mengatasinya:

1. Memperbaiki Niat

Sebelum beramal, luruskan niat hanya untuk Allah. Selalu tanyakan pada diri sendiri: “Untuk siapa aku melakukan ini?”

2. Menyembunyikan Amal

Usahakan menyembunyikan amal kebaikan, terutama ibadah sunnah, seperti sedekah dan shalat malam.

3. Banyak Berdoa

Rasulullah SAW mengajarkan doa agar terhindar dari syirik dan riya:

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari mempersekutukan-Mu dengan sesuatu yang aku ketahui, dan aku memohon ampun atas apa yang tidak aku ketahui.”

4. Mengingat Akhirat

Ingatlah bahwa pujian manusia tidak berguna di akhirat, sedangkan penilaian Allah adalah yang paling penting.

5. Melatih Keikhlasan

Keikhlasan bisa dilatih dengan melakukan amal kebaikan secara diam-diam dan konsisten.


Riya di Era Media Sosial

Di zaman modern, riya semakin mudah terjadi karena media sosial. Banyak orang memamerkan ibadah, sedekah, dan kegiatan keagamaan. Meskipun niat berbagi inspirasi bisa menjadi pahala, namun jika tujuan utama adalah popularitas, maka itu bisa menjadi riya.

Oleh karena itu, umat Islam harus bijak dalam menggunakan media sosial dan selalu menjaga niat.


Kesimpulan

Riya adalah penyakit hati yang sangat berbahaya dalam Islam. Secara istilah, riya adalah melakukan amal ibadah atau kebaikan dengan tujuan mendapatkan pujian manusia, bukan karena Allah SWT. Riya dapat menghapus pahala amal, termasuk dalam syirik kecil, dan menjadi sebab siksa di akhirat.

Islam mengajarkan kita untuk selalu menjaga keikhlasan, memperbaiki niat, menyembunyikan amal, dan banyak berdoa agar terhindar dari riya. Dengan keikhlasan, amal kita akan diterima oleh Allah dan menjadi bekal di akhirat.

Semoga kita semua dijauhkan dari sifat riya dan diberi keikhlasan dalam setiap amal.

bosswin168 login
bosswin168 link
cocol88 gacor
bosswin alternatif
mabar69 login
mabar69 link alternatif
mabar69 slot
ronin86 login
slot terpercaya
mahjong69 gacor
zona69 link alternatif
zona69 login
nobar69
baron69 link login
baron69 login
baron69 gacor
starling69 login
starling69 link alternatif
link slot gacor
dinasti168 link
rtp slot cuan
rtp slot gacor
link dinasti168
rtp pasti cuan
lotus138 login
rtp slot mantap
bosswin168 pasti cuan
bosswin168 login link
bosswin168 cuan
bosswin gacor
bosswin pasti win
bosswin168 uhuy
cocol88 login
link agen slot
cocol88 mantap
cocol88 auto cuan
mabar69 link login
mabar69 oke
mabar69 slot terpercaya
mahjong69 auto cuan
mahjong69 link alter
mahjong slot
mahjong69 scatter hitam
nobar69 link alternatif
nobar69 gacor
zona69 link alternatif
bwtoto login
bwtoto login link
bwtoto link alternatif
ronin86 gacor
master38 auto cuan
master38 gacor
master38 login
starling69 login
starling69 gacor
LAMBO69 login
login link lambo69
zona69 bet
mahjong69 bet
link slot gacor
rtp slot gacor hari ini
bobo77 login
master38 bet
bobo77 slot
bobo77 bet
master38 slotter
master38 auto cuan
liveslot168 login
liveslot168 slots
bobo77 link login
bobo77 slot tergacor
mahjong69 slot anti rungkad
ronin86 bantai zeus
master38 gampang menang
master38 gampang jackpot
mahjong69 gampang jackpot
master38 login
bosswin168 login
cocol88 login
zona69 login
login slot gacor
zona69 skuy
master38 skuy
rtp slot terupdate
master39 login
zona69 terbaik
dinasti168 login
login slot gacor
rtp slot terkini
master38 joss
master38 link daftar
master38 depo via dana
mahjong69 anti kalah
bosswin168 login
bosswin168 gampang cuan
bosswin168 anti rungkat
bosswin168 mudah deposit
bosswin168 regis disini
bosswin168 daftar langsung cuan
master38 link gacor
master38 alternatif
master38 login

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Minuman yang Menghangatkan di Musim Dingin: Nikmat, Hangat, dan Membuat Mood Lebih Baik
Next post Apa Itu Rukun Islam? Pengertian, Dalil, dan Penjelasan Lengkap